Menang Telak, Liverpool Maju ke Babak Ketiga

Menang Telak, Liverpool Maju ke Babak Ketiga

 

Menang Telak, Liverpool Maju ke Babak Ketiga

Casino Online – Liverpool berhasil melewati rintangan pertamanya dengan meyakinkan. Melawan tim Championship Burton Albion, Liverpool menang dengan skor 5-0.

Liverpool menyambangi Burton di Pirelli Stadium untuk melakoni laga babak kedua, Rabu (24/8/2016) dinihari WIB. Meski lawan tidak selevel, namun The Reds tetap menurunkan tim yang tangguh.

Di paruh pertama, ‘Si Merah’ berhasil unggul dua gol berkat gol-gol Divock Origi dan Roberto Firmino. Tiga gol tambahan tercipta di 45 menit kedua melalui gol bunuh diri Tom Naylor, dan dua gol dari pemain pengganti Daniel Sturridge.

Jalannya Pertandingan

Liverpool tampil menjanjikan sejak awal. James Milner melepaskan umpan dari sisi kanan pertahanan Burton yang diterima Sadio Mane, sebelum memberikan umpan mendatar yang diselesaikan Origi dengan sontekan dari jarak dekat. Liverpool memimpin 1-0 di menit 15.

Hanya tujuh menit berselang, keunggulan Liverpool bertambah menjadi 2-0. Nathaniel Clyne mengirim crossing ke tengah kotak penalti, Roberto Firmino menyambut dengan sundulan yang tidak sanggup dihentikan Stephen Bywater.

Origi kembali mengancam gawang Burton pada menit 27. Tapi kerjasamanya dengan Mane berakhir di tangan Bywater karena penyelesaiannya bisa diamankan.

Empat menit kemudian, Liverpool kembali menyerang tapi tembakan Firmino dari tengah gawang masih melenceng ke kiri. Di menit-menit akhir, Burton nyaris membuat gol balasan usai sundulan Kyle McFadzean di dalam kotak melenceng tipis ke kiri.

Usai turun minum, tiga gol lain diceploskan Liverpool.

Di menit 62, Liverpool mendapat hadiah setelah Tom Naylor membuat gol bunuh diri. Emre Can menyambut umpan silang James Milner tapi bola membentur pinggul bek Burton itu dan masuk ke gawangnya sendiri. Burton 0, Liverpool 3.

Keputusan memasukkan Daniel Sturridge terbukti jitu. Sturridge langsung menunjukkan dampaknya dengan mencetak dua gol dalam selang 20 menit.

Sturridge menyumbangkan gol pertamanya di menit 78. Dari operan Mane kepada Milner, Sturridge menyelesaikannya dengan sontekan dari jarak dekat untuk mengubah kedudukan menjadi 4-0.

Lima menit kemudian, Sturridge kembali menggetarkan gawang Burton. Setelah mengalahkan penjagaan dua pemain Burton, Mane tiba di kotak penalti untuk mengirim umpan mendatar yang diteruskan Sturridge dengan tembakan kaki kiri. Liverpool unggul 5-0.

Roma Gagal ke Fase Grup Usai Dipermalukan Porto 0-3

Roma Gagal ke Fase Grup Usai Dipermalukan Porto 0-3

 

Roma Gagal ke Fase Grup Usai Dipermalukan Porto 0-3

Bandar Judi – AS Roma menghancurkan sendiri kesempatan mereka untuk lolos ke fase grup Liga Champions. Tampil gegabah, mereka dipermalukan Porto 0-3.

Menjamu Porto di Olimpico, Rabu (24/8/2016) dinihari WIB pada partai leg kedua play-off, Roma sebenarnya punya situasi cukup bagus untuk lolos ke fase grup. Mereka cukup bermain imbang tanpa gol untuk lolos, setelah mengimbangi Porto 1-1 pada laga leg pertama di Portugal.

Tampil di depan pendukung sendiri jelas jadi sebuah faktor lain yang menguntungkan Giallorossi. Alih-alih memanfaatkan keuntungan tersebut, Roma justru menghancurkan diri sendiri.

Tertinggal cepat lewat gol Felipe di menit ke-8, Roma bermain ceroboh. Alhasil Daniele De Rossi dikartu merah langsung di menit ke-39 usai melakukan tekel keras di wilayah pertahanan Porto,

Kartu merah itu membuat Luciano Spalletti menarik keluar Leandro Paredes dan memasukkan Emerson Palmieri untuk memperkuat pertahanan. Namun Emerson malah ikut dikartu merah langsung pada menit ke-50, juga karena pelanggaran ceroboh di lapangan tengah.

Setelah sempat tertahan, Porto pada prosesnya mencetak dua gol tambahan, masing-masing lewat Miguel Layun di menit ke-73 diikuti gol Jesus Corona dua menit berselang. Porto pun menang 3-0 di laga ini, atau 4-1 secara agregat dan lolos ke fase grup Liga Champions. Sedang Roma harus puas tampil di Liga Europa.

Kalah di Dua Final Lecut Semangat Griezmann

Kalah di Dua Final Lecut Semangat Griezmann

 

Kalah di Dua Final Lecut Semangat Griezmann

Casino Online  – Antoine Griezmann menderita dua kekalahan di final dalam selisih waktu yang singkat. Namun, kekecewaan itu justru membuat dia kian termotivasi untuk menang.

Bersama Atletico Madrid, Griezmann kalah di final Liga Champions 2015-16. Atletico menyerah lewat adu penalti 3-5 usai berimbang 1-1 sampai babak tambahan waktu dalam laga di San Siro, Milan, akhir Mei silam.

Kurang dari dua bulan berselang, Griezmann kembali dipaksa menelan pil pahit. Timnas Prancis, yang diperkuatnya, ditekuk Portugal 0-1 di final Piala Eropa, turnamen yang dihelat di negaranya sendiri.

“Aku akan terus bekerja untuk bermain di sebuah final dan memenanginya,” ujar Griezmann, yang diwartakan AS. “Malahan, kini tekadku lebih besar untuk menang.”

Griezmann sukses menjadi ujung tombak Los Rojiblancos setelah kehilangan Diego Costa. Dalam dua musim terakhir, penyerang berusia 25 tahun itu unjuk ketajaman dengan mencetak 57 gol dalam 107 penampilannya di seluruh kompetisi.

Tak ayal, Griezmann menjadi buruan sejumlah raksasa Eropa. Akan tetapi, Griezmann menanggapi rumor itu dengan menyepakati kontrak baru dengan Atletico yang akan menahannya sampai lima tahun ke depan.

“[Atletico] adalah sebuah klub yang bisa mendatangkan banyak gelar juara. Aku benar-benar tidak berniat untuk pindah ke klub lain. Aku ingin memenangi banyak titel juara dengan Atletico,” sambung dia.

“Bukan sebuah misi pribadi untuk memenangi La Liga tapi aku sangat menginginkannya. Kami punya hasrat yang besar untuk memenangi La Liga dan Liga Champions dan aku akan memberikan segalanya untuk membantu timku mencapai sukses,” cetus dia.

Terkait Hart, Allardyce Ingin Berbincang dengan Guardiola

Terkait Hart, Allardyce Ingin Berbincang dengan Guardiola

 

Terkait Hart, Allardyce Ingin Berbincang dengan Guardiola

Agen Judi – Kiper Manchester City, Joe Hart, tak menjadi pilihan utama Josep Guardiola. Manajer Inggris, Sam Allardyce, ingin berbincang dengan Guardiola terkait Hart.

Sudah tiga laga dilakoni oleh The Citizen, Hart cuma menghuni bangku cadangan. Dibandingkan kiper nomor satu The Three Lions itu, Guardiola lebih memilih untuk memasang Willy Caballero.

Hart dinilai tak mempunyai distribusi bola yang bagus hingga Guardiola menepikannya. City kini bahkan disebut sedang berbincang dengan Barcelona untuk menggaet Claudio Bravo.

Terkait Hart, Allardyce merencanakan bertatap muka dengan Guardiola. Dia akan mendengarkan apapun penjelasan manajer asal Spanyol itu.

“Sangat benar –pada akhirnya nanti, (bermain reguler) sangat penting untuk seorang pemain,” kata Allardyce di Soccerway.

“Jika itu merupakan periode yang singkat, mungkin saja tidak. Lalu, mereka kembali pada tim dan semuanya berjalan baik.”

“Saya akan pergi dan berbicara pada mereka mengenai itu –Pep dan Joe– segera atau nanti. Jelas saat Joe bergabung dengan kami karena dia akan berada di dalam skuat.”

“Jika saya mendapatkan peluang untuk pergi dan berjumpa Pep, saya juga akan mendengarkan dia,” imbuhnya.

Evans Bisa Menjadi Rekrutan Top Buat Arsenal

Evans Bisa Menjadi Rekrutan Top Buat Arsenal

 

Evans Bisa Menjadi Rekrutan Top Buat Arsenal

Agen Judi – Arsenal saat ini sedang mencari bek baru. Bek West Bromwich Albion, Jonny Evans, disebut bisa menjadi rekrutan top untuk The Gunners.

Kebutuhan Arsenal akan bek tengah baru saat ini cukup mendesak. Dua pilar mereka Per Mertesacker dan Gabriel Paulista harus menepi karena cedera.

Hasil pertandingan melawan Liverpool menjadi bukti bahwa bek Arsenal kini rapuh. Mereka kalah 3-4 saat melakoni pertandingan di Liga Inggris.

Arsenal dikait-kaitkan dengan beberapa bek. Selain Evans, ada juga Shkodran Mustafi. Tapi, bek milik Valencia itu dikabarkan baru akan dilepas dengan harga 50 juta poundsterling.

Pelatih Irlandia Utara, Michael O’Neill, bilang bahwa Evans bakal cocok untuk bermain untuk klub top seperti Arsenal.

“Saya sudah merasakan bahwa Jonny merupakan pemain top Premier League, dan dia bisa bermain di klub top,” kata O’Neill seperti dilansir oleh Standard.

“Di Manchester United, dia membuktikannya. Dia menjalani musim terakhir yang sulit di Manchester United, yang mana cedera sedikit membatasinya. Tapi di Euro, saya pikir dia menunjukkan kelasnya.”

“Kami memainkan dia di posisi tiga bek dan juga bek kiri dalam suatu pertandingan. Dia bisa beradaptasi dengan cepat dan menurut opini saya, dia mampu bermain di tim papan atas Premier League,” imbuhnya.

Tuchel: Dortmund Mestinya Bisa Menang Lebih Besar

Tuchel: Dortmund Mestinya Bisa Menang Lebih Besar

 

Tuchel: Dortmund Mestinya Bisa Menang Lebih Besar

Agen Judi – Thomas Tuchel menilai Borussia Dortmund bisa saja menang lebih dari 3-0 atas Eintracht Trier. Kendati demikian, Tuchel amat puas dengan performa Dortmund.

Menyambangi Moselstadion dinihari tadi, kemenangan Die Borussen ditentukan oleh dua gol Shinji Kagawa dan satu gol tambahan dari Andre Schuerrle yang tercipta di 45 menit pertama.

Peluang Die Borussen menciptakan gol tambahan usai turun minum sesungguhnya amat terbuka. Menyusul tembakan-tembakan dari Pierre-Aubaeyang, termasuk dua percobaannya yang membentur mistar gawang.

“Saya sangat gembira. Hasilnya adalah yang paling penting di turnamen ini,” kata pelatih Dortmund itu kepada ARD, yang dikutip situs resmi klub.

“Gol cepat menenangkan kami. Di babak kedua, kami menciptakan banyak peluang bagus. Kami bisa saja dan mestinya mencetak beberapa gol lagi malam ini. Garis bawahnya, kami bisa membangun di pertandingan ini,” kata Tuchel.

Dortmund akan membuka Bundesliga 2016-17 dengan menghadapi bekas klub Tuchel, Mainz pada akhir pekan ini. Bek kanan belia Felix Passlack tampil konsisten sejak Piala Super Jerman melawan Bayern Munich.

“Felix Passlack memaksimalkan waktunya di atas lapangan, dari detik pertama Anda bisa melihat bahwa dia sangat termotivasi untuk mencapai banyak hal. Anda bisa melihatnya di sepanjang pramusim kami, itulah mengapa dia bermain melawan Bayern Munich dan bermain lagi pada hari ini,” imbuh Tuchel.

Dua Gol di Injury Time, Atletico Lawan Alaves Selesai 1-1

Dua Gol di Injury Time, Atletico Lawan Alaves Selesai 1-1

 

Dua Gol di Injury Time, Atletico Lawan Alaves Selesai 1-1

Bandar Judi – Atletico Madrid mengawali Liga Spanyol dengan hasil imbang. Los Colchoneros seri 1-1 saat melawan Alaves, dua gol di laga itu tercipta saat injury time.

Pada laga yang berlangsung di Vicente Calderon, Senin (22/8/2016) dini hari WIB, Atletico dan Alaves masih belum mencetak gol di paruh pertama laga.

Atletico unggul lebih dulu berkat gol Kevin Gameiro lewat titik putih di menit 93, yang bisa disamakan Manuel Garcia dua menit setelahnya.

Di pertandingan melawan Alaves, Atletico dicatat oleh ESPN FC mampu melakukan 62 persen penguasaan bola. Mereka mendominasi peluang dengan catatan 27 kali attempt, cuma enam tepat sasaran.

Sementara itu, Alaves cuma dua kali melepaskan percobaan, satu berbuah gol. Dengan hasil ini, Atletico dan Alaves harus puas berbagi satu poin.

Jalannya Pertandingan

Alaves melakukan percobaan di menit 17. Ibai Gomez melakukan tendangan dari luar kotak penalti, tapi masih melesat di atas mistar gawang Atletico.

Atletico membalas semenit kemudian. Sundulan Diego Godin meneruskan umpan tendangan sudut Gabi juga masih melenceng di kanan gawang Alaves.

Setelah itu, Atletico terus menekan. Usaha Gabi di menit 21, serta Gameiro dua menit setelahnya masih belum membuahkan hasil. Keduanya masih menyamping ke kiri gawang Alaves.

Saul Niguez mengancam gawang Alaves di menit 35. Bola sepakannya sudah tepat sasaran, tapi bisa diselamatkan oleh kiper tim tamu, Fernando Pacheco.

Usaha Gameiro di menit 36, belum mampu membuahkan gol bagi Atletico. Bolanya masih melesat jauh dari gawang.

Di menit 43, percobaan pemain Atletico, Yannick Carrasco membentur tiang. Itu merupakan buah tendangan kaki kanan Carrasco dari luar kotak penalti.

Godin mengancam di menit 57. Sundulannya meneruskan umpan dari Juanfran sudah tepat sasaran, tapi bisa diblok Pacheco

Empat menit kemudian, Fernando Torres yang melepaskan percobaan. Belum optimal, bola sundulannya masih melesat jauh.

Peluang terbaik Atletico hadir di menit 86. Gameiro gagal memasukkan bola yang ada di muka gawang Alaves. Bola sontekkannya masih mengenai kaki Pacheco.

Atletico mendapatkan penalti saat masa injury time berjalan tiga menit. Torres dilanggar oleh Victor di dalam kotak penalti, wasit menunjuk titik putih. Gameiro mengeksekusi penalti dengan sempurna, Atletico unggul 1-0.

Dua menit berselang, Garcia menyelamatkan Alaves dari kekalahan. Sepakan jarak jauhnya gagal dihalau kiper Atletico, Jan Oblak. Skor berubah menjadi 1-1, yang bertahan hingga laga bubar.

Susunan Pemain:

Atletico: Oblak; Juanfran, Savic, Godin, Filipe Luis; Saul, Gabi (Gaitan 58), Tiago (Torres 46), Koke; Gameiro, Carrasco (Correa 71)

Alaves: Pacheco; Femenia, Alexis, Feddal (Victor 12), Garcia; Garcia, Krsticic (Camarasa 65); Mendez, Torres, Gomez; Toquero (Santos 80)

Tuchel Mau Pelan-Pelan Saja dengan Reus

Tuchel Mau Pelan-Pelan Saja dengan Reus

 

Tuchel Mau Pelan-Pelan Saja dengan Reus

Bandar Judi – Marco Reus memang dijadwalkan bakal kembali berlatih pertengahan bulan ini. Tapi jika Reus nyatanya belum siap betul maka pelatih Borussia Dortmund Thomas Tuchel tak mau memaksakan.

Reus sendiri sudah absen sejak final DFB-Pokal kontra Bayern Munich bulan Mei lalu. Cedera otot aduktor (pangkal paha) membuatnya juga melewatkan Piala Eropa 2016 bersama timnas Jerman.

Pada awal musim ini Reus disebut bakal melewatkan banyak pertandingan di paruh pertama Bundesliga. Meski demikian, ada perkembangan baik ketika Reus disebut bisa berlatih lagi di pertengahan Agustus ini.

Tapi pada kenyataannya sampai saat ini belum ada tanda-tanda Reus bakal berlatih. Ini yang menimbulkan isu bahwa proses penyembuhan si pemain bakal molor.

Terkait perkembangan terbaru kondisi Reus, Tuchel membantah bahwa si pemain mengalami cedera baru. Hanya saja memang Tuchel tak mau terburu-buru meminta Reus berlatih atau bahkan bermain karena fokus utama Dortmund adalah si pemain bisa pulih sepenuhnya.

Apalagi Reus punya riwayat buruk dengan cedera, di mana setiap musim selalu saja pemain 27 tahun tersebut harus berurusan dengan ruang perawatan.

“Kami sudah mempertimbangan masak-masak dalam beberapa hari ini. Prioritas utama kami adalah soal kehati-hatian,” ujar Tuchel di Soccerway.

“Kami memang tidak pernah menghitung hari kapan dia kembali dan terlalu terobsesi dengan batas waktu, saya akan katakan kapan dia kembali ketika sudah waktunya,” sambungnya.

“Jika memang masih berisiko, kami memilih pelan-pelan saja dulu. Kami selalu mengubah waktu comebacknya beberapa hari,” tutupnya.

De Boer: Inter Kalah karena Belum Siap Hadapi Musim Baru

De Boer: Inter Kalah karena Belum Siap Hadapi Musim Baru

 

De Boer: Inter Kalah karena Belum Siap Hadapi Musim Baru

Bandar Judi – Pelatih Inter Milan, Frank de Boer, mengakui timnya belum siap sepenuhnya menghadapi musim baru. Maka De Boer menjanjikan Nerazzurri bisa segera menemukan performa terbaiknya.

Laga melawan Chievo Verona di pekan pertama Serie A, Senin (22/8/2016) dinihari WIB, adalah debut kompetitif De Boer. Ini hanya berselang 11 hari setelah pengangkatannya.

Sayangnya debut De Boer ini berujung pahit ketika Inter harus takluk 0-2 dari Chievo. Ini adalah kekalahan kedua Inter dari sembilan pertemuan terakhir dengan Chievo, yang bahkan di empat pertemuan beruntun sebelumnya tak pernah bikin gol.

Terkait kekalahan tersebut, De Boer mengakui timnya memang belum siap menghadapi musim ini. Ini terkait Inter yang masih harus beradaptasi dengan taktik De Boer yang terbilang baru, sementara sebagian besar sesi pramusim dijalani bersama Roberto Mancini.

“Saya memilih sistem ini karena kami tidak dalam kondisi terbaik. Kami memasang tiga pemain belakang berdasarkan kondisi para pemain dan juga cara Chievo bermain,” papar De Boer di Football Italia.

“Saya rasa level kebugaran para pemain mempengaruhi tempo permainan kami dan itulah mengapa saya memilih pola tiga bek. Kami hanya sekali melakoni laga persahabatan, jadi saya tidak punya banyak waktu untuk memperbaiki aspek-aspek tersebut,” sambungnya.

[Baca ulasan taktik: Inter Bisa Mengejutkan, tapi Takkan Terbang Terlalu Tinggi]

Inter akan menghadapi Palermo di Giuseppe Meazza pekan depan. De Boer berharap setidaknya Mauro Icardi dkk. sudah bisa lebih baik terkait kondisi fisik serta pemahaman taktik.

“Kami sangat kecewa dengan hasil ini dan punya banyak pekerjaan. Saya yakin tim akan lebih baik dari sisi fisik maupun permainan. Kami akan mencoba tampil lebih oke di laga berikutnya,” tutup De Boer.

Vardy Belum Unjuk Gigi Lagi, Leicester Masih Tanpa Kemenangan atas Arsenal

Vardy Belum Unjuk Gigi Lagi, Leicester Masih Tanpa Kemenangan atas Arsenal

 

Vardy Belum Unjuk Gigi Lagi, Leicester Masih Tanpa Kemenangan atas Arsenal

Agen Bola  – Jamie Vardy masih juga belum memperlihatkan ketajaman seperti musim lalu ketika Leicester City yang ia bela berimbang 0-0 dengan Arsenal.

Musim lalu Vardy unjuk gigi dengan mencetak 24 gol, yang di akhir musim jumlahnya cuma kalah banyak dari Harry Kane (Tottenham Hotspur) sebagai topskorer.

Dari dua laga sejauh ini Vardy, dalam catatan Whoscored, cuma membuat dua tembakan lawan Hull City (Leicester kalah 1-2) dan dua tembakan lain lawan Arsenal (Leicester seri 0-0), tanpa ada tembakan-tembakan itu yang on target.

Leicester sendiri baru mampu meraih satu poin dari dua pertandingan di Premier League sejauh ini, berkat hasil seri lawan Arsenal, Sabtu (20/8/2016).

Hasil itu turut membuat The Foxes belum pernah lagi bisa menang atas The Gunners dalam sebuah partai Premier League, setelah dulu mampu berjaya dengan skor 2-1 pada 23 November 1994.

Berikut data dan fakta seputar pertandingan Leicester versus Arsenal seperti dirangkum BBC.

– Ini merupakan skor 0-0 pertama antara Leicester City dengan Arsenal di Premier League sejak Januari 2001.

– Leicester sedang menjalani rentetan 20 pertandingan tanpa kemenangan lawan Arsenal di Premier League (6 seri, 14 kalah).

– Arsenal belum pernah kalah di King Power Stadium dalam partai Premier League, dengan meraih tiga hasil seri dan menang 5-2 di sana musim lalu.

– Leicester baru mencatatkan tembakan tepat sasaran dalam pertandingan itu di menit ke-92.

– Leicester tidak terkalahkan dalam 16 partai kandang Premier League (10 menang, 6 seri) selepas kalah 2-5 dari Arsenal musim lalu.

– Kali terakhir Arsenal cuma mendapat satu poin setelah dua partai Premier League adalah pada musim 2011-12. Saat itu mereka pada akhirnya finis ketiga.

– Vardy masih belum mencatatkan satu pun tembakan tepat sasaran di Premier League musim ini.

– Untuk kali pertama sejak Agustus 2007, Arsenal sudah melewati empat laga tandang secara berurutan dengan hasil seri.

– Kasper Schmeichel baru menjadi kiper kedua Leicester yang bisa membuat clean sheet lawan Arsenal. Satu yang lain adalah Simon Royce pada Januari 2001.